
Batam, (instituthidayatullah.ac.id) – Institut Agama Islam (IAI) Hidayatullah Batam menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pengelolaan Website Institusi dan Kostumisasi Tampilan Jurnal Berbasis Open Journal System pada Rabu, 11 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan standar kualitas pengelolaan website dan jurnal institusi.
Bimbingan Teknis ini menghadirkan narasumber ahli, Fauji Nurdin St. Mudo, Dosen Universitas Murakata dan Crossreff Ambasador. Fokus utama kegiatan ini adalah pemantapan Pengelolaan Website dan Kostumisasi Tampilan Jurnal.
Rektor IAI Hidayatullah Batam, Dr. M. Sidik, M.Pd.I, berharap kegiatan ini dapat memotivasi dan memberikan titik cerah bagi tenaga kependidikan dalam mengelola IT, khususnya website kampus dan jurnal kampus berbasis Open Journal System (OJS)
Dr. M. Sidik menegaskan bahwa dampak penguatan “Bimbingan Teknis Pengelolaan Website Institusi dan Kostumisasi Tampilan Jurnal Berbasis Open Journal System” menjadi motivasi bagi para Tenaga Kependidikan, khususnya Tim IT IAI Hidayatullah Batam dalam menyempurnakan pengelolaan website kampus maupun tampilan jurnal berbasis Open Journal System (OJS) . Ia menyampaikan bahwa reputasi institusi akademik pada era pendidikan tinggi modern sangat ditentukan oleh tampilan website dan tampilan jurnal yang dihasilkan.
“Dampak terhadap reputasi institusi diharapkan dari maksimalnya pengelolaan website institusi dan kostumisasi tampilan jurnal berbasis OJS” ujarnya saat membuka Bimbingan Teknis Pengelolaan Website Institusi dan Kostumisasi Tampilan Jurnal Berbasis Open Journal System yang digelar di Zoom Meeting dan Ruang Rapat Kampus Marina IAI Hidayatullah Batam, Kepri, pada Rabu, 21 Ramadhan 1447 H (11/3/2026).
Kata Sidik, kegiatan ini menjadi agenda strategis institusi dalam meningkatkan reputasi akademik melalui penguatan dalam pengelolaan website institusi dan kostumisasi tampilan jurnal berbasis OJS. Bimbingan teknis ini diwajibkan bagi seluruh Tenaga Kependidikan, khususnya Tim IT IAI Hidayatullah Batam sebagai bagian dari peningkatan kompetensi Tenaga Kependidikan, khususnya TIM IT IAI Hidayatullah Batam.

Menurut Sidik, kehadiran fisik peserta memungkinkan diskusi lanjutan berlangsung lebih intensif setelah pemaparan materi narasumber. Pendekatan tersebut dinilai mampu mempercepat identifikasi hambatan administratif maupun substansi dalam proses kemajuan institusi.
Lebih lanjut, Sidik menjelaskan bahwa bimbingan teknis tidak lagi diarahkan pada pengenalan teori dasar Pengelolaan Website maupun OJS, melainkan memasuki tahap praktek Pengelolaan Website maupun OJS secara mendalam. Ia menyebut pendekatan ini sebagai proses bedah kendala yang bertujuan memperbagus tampilan website kampus maupun tampilan OJS.
Sebagai narasumber utama, institusi menghadirkan Fauji Nurdin St. Mudo, seorang pakar IT yang memiliki pengalaman dalam pengelolaan Website dan Kostumisasi Tampilan OJS. Fauji mengatakan tampilan website ibarat halaman depan rumah institusi kita, begitupun tampilan OJS ibarat halaman depan rumah jurnal suatu institusi. /Muthma’innah